Shoutussalam – Rezim pemerintahan Afghanistan
makin merasa kesulitan dalam mempertahankan kontrolnya atas
daerah-daerah yang ada. Apalagi konsentrasi Amerika Serikat makin
mengarah ke Timur Tengah.
Sebelumnya John Sopko, yang merupakan inspektorat AS di Afghanistan menyebut bahwa invasi AS sejauh ini mewariskan rezim yang boros trilyunan rupiah dan penanaman opium yang makin gencar.
Melihat Amerika yang ebrhasrat ke Irak dan pembasmian ebola di Afrika, pemerintah Afghanistan juga mengajukan permohonan sekitar US$ 500 juta, atau lebih dari setengah trilyun rupiah.
John Sopko menyebutkan bahwa makin keringnya anggaran yang ada bahkan membuat pejabat kepolisian di Kandahar memutuskan untuk mengurangi gaji bawahannya.
“Kita telah memperkirakan untuk selang waktu tertentu bahwa kita telah menghabiskan terlalu banyak uang, terlalu cepat dan membangun infrastruktur yang mana orang Afghan tak mampu menggunakannya,” aku Sopke, seperti dikutip dari Fox News, (17/09/2014).
Dia memperingatkan bahwa jika bantuan bail out tak segera turun, maka kondisi Afghanistan makin rentan. John Sopke menyebut aksi Taliban yang menewaskan tiga pasukan pendudukan asing.
[bss]
Sebelumnya John Sopko, yang merupakan inspektorat AS di Afghanistan menyebut bahwa invasi AS sejauh ini mewariskan rezim yang boros trilyunan rupiah dan penanaman opium yang makin gencar.
Melihat Amerika yang ebrhasrat ke Irak dan pembasmian ebola di Afrika, pemerintah Afghanistan juga mengajukan permohonan sekitar US$ 500 juta, atau lebih dari setengah trilyun rupiah.
John Sopko menyebutkan bahwa makin keringnya anggaran yang ada bahkan membuat pejabat kepolisian di Kandahar memutuskan untuk mengurangi gaji bawahannya.
“Kita telah memperkirakan untuk selang waktu tertentu bahwa kita telah menghabiskan terlalu banyak uang, terlalu cepat dan membangun infrastruktur yang mana orang Afghan tak mampu menggunakannya,” aku Sopke, seperti dikutip dari Fox News, (17/09/2014).
Dia memperingatkan bahwa jika bantuan bail out tak segera turun, maka kondisi Afghanistan makin rentan. John Sopke menyebut aksi Taliban yang menewaskan tiga pasukan pendudukan asing.
[bss]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar