Kultweet Al Akh Sirajuddin Asy Syami
@ansarishami78
Rahasia Rahasia Tersembunyi Tentang Kematian Para Komandan Ahrar Syam
Seperti kebiasaanku
setiap bulan, aku selalu mengunjungi wilayah wilayah yang terdapat di dalamnya
kelompok kelompok yang memerangi Daulah di tempat tempat yang sudah mereka
bebaskan agar aku bisa melihat waqi’ dengan mata kepalaku sendiri.
Dan sebagaimana
yang sering aku sebutkan berkali kali bahwa keberadaanku di sana tidak diketahui
mereka ( Aku mempunyai tempat
singgah khusus yang tidak bisa kusebutkan karena alasan amniyyah/ security )
Dan dengan izin Allah aku mengunjungi daerah daerah
di Riif (pedesaan)Aleppo Barat dan Riif (pedesaan) Idlib Utara. Setelah aku sampai di tempat itu satu
jam kemudian terjadilah kejadian terbunuhnya para komandan Ahrar Syam yang
sedang rapat.
Awalnya aku bingung karena aku berada di dekat
tempat kejadian. Khusus nya lagi orang orang merasa terpukul dengan kejadian
itu. Maka aku meninggalkan tempat itu kemudian aku mengunjungi rumah teman
lamaku dan aku bermalam di rumahnya.
Pada hari kedua aku mengunjungi tempat kejadian dan
aku juga berkunjung ke rumah anak anak salah seorang komandan yang terbunuh
karena aku punya hubungan lama dengan bapak mereka. Dan dari apa yang aku lihat
dan aku dengar maka jelaslah bagiku beberapa perkara.
Ditinjau dari tempat kejadian : tempat kejadian
yakni dalam sebuah banker yang digunakan untuk menampung air tambahan seperti
air hujan. Banker itu mempunyai lebar 4 meter dan tinggi 3,5 meter dan panjang
yg tidak diketahui. Sebagaimana banker ini telah dibangun di dataran rendah dan
disekelilingnya ada gundukan gundukan tanah yang tinggi.
Bangker
ini dibagi menjadi enam ruangan. Dan ruangan ruangan ini telah di tutupi dengan
tanah dengan sempurna sampai tidak terlihat dari banker ini kecuali satu pintu
dan satu ventilasi udara yang menghadap ke atap.
Bangunan ini mempunyai dinding yang sangat kuat dan
tidak mungkin terkena efek mortir ataupun bom mobil karena posisi bangunan
tersebut yang tertutupi oleh tanah dan batu dari segala sisi.
Penanggung jawab tempat itu ada tiga orang saja,
merekalah yang mempunyai kunci bangunan itu. Mereka adalah anggota dari liwa’
badar yang ber afiliasi kepada Abu Aiman Ram Hamdan dan mereka semua juga ikut
terbunuh.
Ruangan pertama dari bangunan itu adalah gudang
bahan peledak dan bom birmil dan bahan bahan yang digunakan untuk produksi
perlengkapan perang.
Siapa saja yang mengetahui bangunan itu pasti ia
mengetahui secara yakin bahwa pembiaran para komandan untuk berkumpul di tempat
ini sudah di atur dan direncanakan dengan rapi. karena ia mengetahui bahwa
orang orang ini adalah kumpulan para komandan yang belum pernah berkumpul dalam
kondisi seperti ini sebelumnya.
Ledakan terjadi dengan bom ranjau yang beratnya
tidak sampai satu kilogram yang ditanam di gudang senjata ( ruangan pertama )
dan bom ranjau itulah yang akan menjadi pemicu untuk meledakkan seluruh gudang
tersebut.
Ledakan di gudang menyebabkan hancurnya ruangan
utama dari bangunan dan selanjutnya menyumbat ventilasi udara karena
sebagaimana yg kita ketahui bahwa banguan ini hanya mempunyai satu.ventilasi di
atas dan satu pintu saja sebagaimana yang kami sebutkan tadi.
Ledakan gudang menyebabkan munculnya asap beracun
dan asap tersebut menyebabkan matinya semua orang yang berada dalam bangunan.
Inilah rahasianya kenapa mayoritas jasad mereka tidak rusak dan masih utuh.
Rapat ini diperuntukkan semua komandan Ahrar Syam
terkhusus Majelis Syuro nya : aku harap kalian betul betul memperhatikan
perkataanku ini ( akan ku bahas lagi perkataanku ini nanti )
Rapat ini untuk membahas dua permasalahan saja yaitu
setuju atau tidak nya kepada peraturan internal Majelis KomandoRevolusi yang
baru saja dibentuk.
Dan membahas tentang serangan Amerika kepada Daulah
dan untuk menjelaskan sikap Ahrar Syam dari hal itu.
Orang yang menanam bom ini sudah memahami dengan
detail setiap sudut bangunan ini dan tentu ia adalah pengurus bangunanbahkan ia
termasuk orang orang yang boleh keluar masuk bangunan secara terpercaya lagi
tanpa pemeriksaan.
Semua komandan Ahrar Syam baru baru ini berada di
Turki kemudian baru memasuki Suriah menjelang dimulainya rapat.
Kita kembali kepada perkataanku di atas : rapat ini
ditentukan untuk para Komandan Senior dan Majelis Syuro dan Komandan Komandan
Militer….
Dan aku disini tidak akan menuduh seseorang akan tetapi kita berhak
untuk bertanya : Di manakah Abul Abbas Abu Altaut sedangkan
mereka adalah komandan lapangan Ahrar Syam?!! Di manakah Abul Jabir Amir Ahrar
Syam yang baru ( yang pastinya ia adalah anggota Syuro )!!! Juga dimana Abul
Barra’ yang mana ia termasuk anggota inti Majelis Syuro? Juga ke manakah
Komandan Liwa’ Ahlus Sunnah di pedesaan Idlib?!!!
Perlu diketahui bahwa semua orang yang mengikuti
rapat terbunuh bersama bodyguard bodyguard mereka dan tidaklah selamat kecuali
penjaga mobil karena memang mereka berada jauh dari tempat rapat.
Perlu diketahui juga bahwa akhir akhir ini di sana
ada perselisihan antara Abul Abbas dan sebagian komandan Ahrar Syam sampai Abul
Abbas meninggalkan kegiatan di Ahrar Syam akan tetapi masih menjadi anggota
Majelis Syuro.
Perlu diketahui juga bahwa Abu Jabir Amir baru Ahrar
Syam dia adalah salah satu penyebab terjadinya fitnah antara Ahrar Syam dan
Daulah di kota Maskanah di Riif (pedesaan) Aleppo.
Perhatikanlah
ya ikhwati, bahwa kalimat yg pertama kali ia ucapkan setelah menjabat sebagai
amir yg baru adalah bahwa ia berjanji untuk terus memerangi Daulah Islamiyyah
daripada berusaha untuk mencoba menghentikan peperangan.
Komandan militer Ahrar Syam yg baru adalah Abu
Shaleh Thahan yg sudah keluar dari Ahrar Syam kira kira selama satu bulan, lalu
bagaimana tiba tiba ia kembali bergabung dengan Ahrar Syam bahkan langsung
dipilih sebagai Komandan Militer??!!
Kita kembali kepada pembahasan yg lalu bahwa setelah
berkumpulnya Intelijen Amerika dengan para komandan kelompok revolusi akhir
akhir ini di Turki dalam rangka meminta persetujuan mereka untuk memerangi
Daulah Islamiyyah akan tetapi AhrarSyam belum memberikan keputusan secara
lagsung dan belum memberikan jawaban.
Oleh
karenanya mereka meminta untuk diadakan rapat secepatnya untuk mendiskusikan
masalah ini. Dan meminta kepada seluruh komandan Ahrar Syam hadir dalam rapat
ini.
Dan sepengetahuanku keputusan terbaru dari para
komandan Ahrar Syam yang mengadakan rapat adalah bahwa mereka akan menolak
untuk memerangi Daulah di bawah koalisi Amerika akan tetapi akan tetap
memerangi Daulah secara Independent.
Banyak para ulama' suu' yang mana Ahrar Syam
mengandalkan dana mereka, mengetahui keputusan Ahrar ini dan aku yakin bahwa
pembunuhan para komandan Ahrar dikarenakan keputusan ini.
Pembunuhan terhadap para komandan Ahrar Syam adalah
adalah sebuahpesan yang sangat jelas dari Dinas Intelijen negara negara kepada
seluruh komandan kelompok kelompok revolusi bahwa kondisi mereka akan seperti
kondisi para komandan Ahrar Syam jika mereka tidak mau tunduk kepada keputusan
koalisi Amerika.
Perhatikanlah ightiyalat ightiyalat ( pembunuhan
pembunuhan senyap ) yang berantai kepada para Komandan Senior dan Syar'i Jabhah
Nushrah dalam dua hari terakhir ini.
Selesai
Disusun
oleh Abul Mu'tashim Khabbab
Alih bahasa : Mowahhed Militant
Tidak ada komentar:
Posting Komentar