Rabu, 17 September 2014

Rahasia Rahasia Tersembunyi Tentang Kematian Para Komandan Ahrar Syam

Kultweet Al Akh Sirajuddin Asy Syami

@ansarishami78

Rahasia Rahasia Tersembunyi Tentang Kematian Para Komandan Ahrar Syam

Seperti kebiasaanku setiap bulan, aku selalu mengunjungi wilayah wilayah yang terdapat di dalamnya kelompok kelompok yang memerangi Daulah di tempat tempat yang sudah mereka bebaskan agar aku bisa melihat waqi’ dengan mata kepalaku sendiri.

Dan sebagaimana yang sering aku sebutkan berkali kali bahwa keberadaanku di sana tidak diketahui mereka ( Aku mempunyai tempat singgah khusus yang tidak bisa kusebutkan karena alasan amniyyah/ security )

Dan dengan izin Allah aku mengunjungi daerah daerah di Riif (pedesaan)Aleppo Barat dan Riif (pedesaan) Idlib Utara. Setelah aku sampai di tempat itu satu jam kemudian terjadilah kejadian terbunuhnya para komandan Ahrar Syam yang sedang rapat.

Awalnya aku bingung karena aku berada di dekat tempat kejadian. Khusus nya lagi orang orang merasa terpukul dengan kejadian itu. Maka aku meninggalkan tempat itu kemudian aku mengunjungi rumah teman lamaku dan aku bermalam di rumahnya.
Pada hari kedua aku mengunjungi tempat kejadian dan aku juga berkunjung ke rumah anak anak salah seorang komandan yang terbunuh karena aku punya hubungan lama dengan bapak mereka. Dan dari apa yang aku lihat dan aku dengar maka jelaslah bagiku beberapa perkara.

Ditinjau dari tempat kejadian : tempat kejadian yakni dalam sebuah banker yang digunakan untuk menampung air tambahan seperti air hujan. Banker itu mempunyai lebar 4 meter dan tinggi 3,5 meter dan panjang yg tidak diketahui. Sebagaimana banker ini telah dibangun di dataran rendah dan disekelilingnya ada gundukan gundukan tanah yang tinggi.

Bangker ini dibagi menjadi enam ruangan. Dan ruangan ruangan ini telah di tutupi dengan tanah dengan sempurna sampai tidak terlihat dari banker ini kecuali satu pintu dan satu ventilasi udara yang menghadap ke atap.

Bangunan ini mempunyai dinding yang sangat kuat dan tidak mungkin terkena efek mortir ataupun bom mobil karena posisi bangunan tersebut yang tertutupi oleh tanah dan batu dari segala sisi.

Penanggung jawab tempat itu ada tiga orang saja, merekalah yang mempunyai kunci bangunan itu. Mereka adalah anggota dari liwa’ badar yang ber afiliasi kepada Abu Aiman Ram Hamdan dan mereka semua juga ikut terbunuh.

Ruangan pertama dari bangunan itu adalah gudang bahan peledak dan bom birmil dan bahan bahan yang digunakan untuk produksi perlengkapan perang.

Siapa saja yang mengetahui bangunan itu pasti ia mengetahui secara yakin bahwa pembiaran para komandan untuk berkumpul di tempat ini sudah di atur dan direncanakan dengan rapi. karena ia mengetahui bahwa orang orang ini adalah kumpulan para komandan yang belum pernah berkumpul dalam kondisi seperti ini sebelumnya.

Ledakan terjadi dengan bom ranjau yang beratnya tidak sampai satu kilogram yang ditanam di gudang senjata ( ruangan pertama ) dan bom ranjau itulah yang akan menjadi pemicu untuk meledakkan seluruh gudang tersebut.

Ledakan di gudang menyebabkan hancurnya ruangan utama dari bangunan dan selanjutnya menyumbat ventilasi udara karena sebagaimana yg kita ketahui bahwa banguan ini hanya mempunyai satu.ventilasi di atas dan satu pintu saja sebagaimana yang kami sebutkan tadi.

Ledakan gudang menyebabkan munculnya asap beracun dan asap tersebut menyebabkan matinya semua orang yang berada dalam bangunan. Inilah rahasianya kenapa mayoritas jasad mereka tidak rusak dan masih utuh.

Rapat ini diperuntukkan semua komandan Ahrar Syam terkhusus Majelis Syuro nya : aku harap kalian betul betul memperhatikan perkataanku ini ( akan ku bahas lagi perkataanku ini nanti )
Rapat ini untuk membahas dua permasalahan saja yaitu setuju atau tidak nya kepada peraturan internal Majelis KomandoRevolusi yang baru saja dibentuk.

Dan membahas tentang serangan Amerika kepada Daulah dan untuk menjelaskan sikap Ahrar Syam dari hal itu.

Orang yang menanam bom ini sudah memahami dengan detail setiap sudut bangunan ini dan tentu ia adalah pengurus bangunanbahkan ia termasuk orang orang yang boleh keluar masuk bangunan secara terpercaya lagi tanpa pemeriksaan.

Semua komandan Ahrar Syam baru baru ini berada di Turki kemudian baru memasuki Suriah menjelang dimulainya rapat.

Kita kembali kepada perkataanku di atas : rapat ini ditentukan untuk para Komandan Senior dan Majelis Syuro dan Komandan Komandan Militer…. 

Dan aku disini tidak akan menuduh seseorang akan tetapi kita berhak untuk bertanya : Di manakah Abul Abbas Abu Altaut sedangkan mereka adalah komandan lapangan Ahrar Syam?!! Di manakah Abul Jabir Amir Ahrar Syam yang baru ( yang pastinya ia adalah anggota Syuro )!!! Juga dimana Abul Barra’ yang mana ia termasuk anggota inti Majelis Syuro? Juga ke manakah Komandan Liwa’ Ahlus Sunnah di pedesaan Idlib?!!!

Perlu diketahui bahwa semua orang yang mengikuti rapat terbunuh bersama bodyguard bodyguard mereka dan tidaklah selamat kecuali penjaga mobil karena memang mereka berada jauh dari tempat rapat.

Perlu diketahui juga bahwa akhir akhir ini di sana ada perselisihan antara Abul Abbas dan sebagian komandan Ahrar Syam sampai Abul Abbas meninggalkan kegiatan di Ahrar Syam akan tetapi masih menjadi anggota Majelis Syuro.

Perlu diketahui juga bahwa Abu Jabir Amir baru Ahrar Syam dia adalah salah satu penyebab terjadinya fitnah antara Ahrar Syam dan Daulah di kota Maskanah di Riif (pedesaan) Aleppo.

Perhatikanlah ya ikhwati, bahwa kalimat yg pertama kali ia ucapkan setelah menjabat sebagai amir yg baru adalah bahwa ia berjanji untuk terus memerangi Daulah Islamiyyah daripada berusaha untuk mencoba menghentikan peperangan.

Komandan militer Ahrar Syam yg baru adalah Abu Shaleh Thahan yg sudah keluar dari Ahrar Syam kira kira selama satu bulan, lalu bagaimana tiba tiba ia kembali bergabung dengan Ahrar Syam bahkan langsung dipilih sebagai Komandan Militer??!!

Kita kembali kepada pembahasan yg lalu bahwa setelah berkumpulnya Intelijen Amerika dengan para komandan kelompok revolusi akhir akhir ini di Turki dalam rangka meminta persetujuan mereka untuk memerangi Daulah Islamiyyah akan tetapi AhrarSyam belum memberikan keputusan secara lagsung dan belum memberikan jawaban.

Oleh karenanya mereka meminta untuk diadakan rapat secepatnya untuk mendiskusikan masalah ini. Dan meminta kepada seluruh komandan Ahrar Syam hadir dalam rapat ini.

Dan sepengetahuanku keputusan terbaru dari para komandan Ahrar Syam yang mengadakan rapat adalah bahwa mereka akan menolak untuk memerangi Daulah di bawah koalisi Amerika akan tetapi akan tetap memerangi Daulah secara Independent.

Banyak para ulama' suu' yang mana Ahrar Syam mengandalkan dana mereka, mengetahui keputusan Ahrar ini dan aku yakin bahwa pembunuhan para komandan Ahrar dikarenakan keputusan ini.

Pembunuhan terhadap para komandan Ahrar Syam adalah adalah sebuahpesan yang sangat jelas dari Dinas Intelijen negara negara kepada seluruh komandan kelompok kelompok revolusi bahwa kondisi mereka akan seperti kondisi para komandan Ahrar Syam jika mereka tidak mau tunduk kepada keputusan koalisi Amerika.

Perhatikanlah ightiyalat ightiyalat ( pembunuhan pembunuhan senyap ) yang berantai kepada para Komandan Senior dan Syar'i Jabhah Nushrah dalam dua hari terakhir ini.
Selesai
Disusun oleh Abul Mu'tashim Khabbab

Alih bahasa : Mowahhed Militant

Tidak ada komentar:

Posting Komentar